Fungsi dan Jenis IC Voltage Regulator (Pengatur Tegangan)

Bagi anda yang telah lama berkecimprung dalam dunia elektronika tentunya sudah tidak asing lagi dengan komponen IC Voltage regulator. Umumnya voltage regulator ini terdapat di berbagai adaptor atau power supply. Fungsi dasar dari sebuah IC voltage pada catu daya adalah untuk menstabilkan tegangan output jika terjadi adanya perubahan tegangan pada input. Untuk lebih jelasnya bisa simak ulasannya di bawah ini.

Pengertian IC Voltage Regulator

Voltage Regulator atau IC regulator adalah sebuah komponen elektronika yang memiliki fungsi sebagai pengatur tegangan pada rangkaian elektronika. Dinamakan sebagai IC (Integrated Circuit) karena voltage regulator ini tersusun dari puluhan hingga ratusan transistor, kapasitor, dioda dan resistor yang mana saling berintegrasi sehingga membentuk komponen IC regulator.

IC regulator ini banyak terdapat di berbagai jenis adaptor yang berguna untuk memberikan tegangan DC untuk laptop, handphone, notebook, dan sebagainya. Selain itu, pada beberapa perangkat elektronika yang power supply atau catu dayanya terintegrasi dengan rangkaiannya seperti televisi, DVD player, PC Desktop.

Fungsi IC Regulator

IC voltage regulator memiliki fungsi untuk mempertahankan atau mengatur tegangan pada level tertentu (sesuai dengan nilai pada IC regulator) secara otomatis. Hal ini dapat diartikan bahwa tegangan output DC pada IC regulator akan stabil dan tidak dipengaruhi oleh perubahan tegangan input, beban pada output dan juga suhu.

Misalnya :

  • IC regulator 7805 akan mengeluarkan output sebesar 5V
  • IC regulator 7812 akan mengeluarkan output sebesar 12V
  • IC regulator 7902 akan mengeluarkan output sebesar -5V

Tegangan output yang stabil dan bebas dari segala gangguan seperti noise atau fluktuasi sangatlah penting dan dibutuhkan untuk menjalankan berbagai perangkat elektronika terutama yang bersifat digital seperti Mikrokontroller ataupun Mikroprosesor.

Sehingga rangkaian voltage regulator atau pengatur tegangan ini dapat dikatakan sebagai suatu keharusan agar rangkaian elektronika memperoleh tegangan yang lebih stabil dan bebas dari fluktuasi.

Jenis-jenis IC Voltage Regulator

Terdapat beberapa cara pengelompokan Voltage Regulator yang berbentuk IC (Integrated Circuit), diantaranya adalah berdasarkan jumlah terminal (3 Terminal dan 5 Terminal), berdasarkan Linear Voltage Regulator dan Switching Voltage Regulator.

Berikut ini adalah penjelasan singkat mengenai 3 Jenis IC Pengatur Tegangan DC (DC Voltage Regulator) :

Fixed Voltage Regulator (Pengatur Tegangan Tetap)

IC jenis Pengatur Tegangan Tetap (Fixed Voltage Regulator) ini memiliki nilai tetap yang tidak dapat disetel (di-adjust) sesuai dengan keinginan Rangkaiannya. Tegangannya telah ditetapkan oleh produsen IC sehingga Tegangan DC yang diatur juga Tetap sesuai dengan spesifikasi IC-nya. Misalnya IC Voltage Regulator 7805, maka Output Tegangan DC-nya juga hanya 5 Volt DC. Terdapat 2 jenis Pengatur Tegangan Tetap yaitu Positive Voltage Regulator dan Negative Voltage Regulator.

Jenis IC Voltage Regulator yang paling sering ditemukan di Pasaran adalah tipe 78XX. Tanda XX dibelakangnya adalah Kode Angka yang menunjukan Tegangan Output DC pada IC Voltage Regulator tersebut. Contohnya 7805, 7809, 7812 dan lain sebagainya. IC 78XX merupakan IC jenis Positive Voltage Regulator.

IC yang berjenis Negative Voltage Regulator memiliki desain, konstruksi dan cara kerja yang sama dengan jenis Positive Voltage Regulator, yang membedakannya hanya polaritas pada Tegangan Outputnya. Contoh IC jenis Negative Voltage Regulator diantaranya adalah 7905, 7912 atau IC Voltage Regulator berawalan kode 79XX.

IC Fixed Voltage Regulator juga dikategorikan sebagai IC Linear Voltage Regulator.

Dibawah ini adalah Rangkaian Dasar untuk IC LM78XX beserta bentuk Komponennya (Fixed Voltage Regulator).

rangkaian dasar ic voltage regulator

Adjustable Voltage Regulator (Pengatur Tegangan yang dapat disetel)

IC jenis Adjustable Voltage Regulator adalah jenis IC Pengatur Tegangan DC yang memiliki range Tegangan Output tertentu sehingga dapat disesuaikan kebutuhan Rangkaiannya. IC Adjustable Voltage Regulator ini juga memiliki 2 jenis yaitu  Positive Adjustable Voltage Regulator dan Negative Adjustable Voltage Regulator. Contoh IC jenis Positive Adjustable Voltage Regulator diantaranya adalah LM317 yang memiliki range atau rentang tegangan dari 1.2 Volt DC sampai pada 37 Volt DC. Sedangkan contoh IC jenis Negative Adjustable Voltage Regulator adalah LM337 yang memiliki Range atau Jangkauan Tegangan yang sama dengan LM317. Pada dasarnya desain, konstruksi dan cara kerja pada kedua jenis IC Adjustable Voltage Regulator adalah sama. Yang membedakannya adalah Polaritas pada Output Tegangan DC-nya.

IC Fixed Voltage Regulator juga dikategorikan sebagai IC Linear Voltage Regulator.

Dibawah ini adalah Rangkaian Dasar IC LM317 beserta bentuk komponennya (Adjustable Voltage Regulator).

rangkaian dasar ic voltage regulator

Switching Voltage Regulator

Switching Voltage Regulator ini memiliki Desain, Konstruksi dan cara kerja yang berbeda dengan IC Linear Regulator (Fixed dan Adjustable Voltage Regulator). Switching Voltage Regulator memiliki efisiensi pemakaian energi yang lebih baik jika dibandingkan dengan IC Linear Regulator. Hal ini dikarenakan kemampuannya yang dapat mengalihkan penyediaan energi listrik ke medan magnet yang memang difungsikan sebagai penyimpan energi listrik. Oleh karena itu, untuk merangkai Pengatur Tegangan dengan sistem Switching Voltage Regulator harus ditambahkan komponen Induktor yang berfungsi sebagai elemen penyimpan energi listrik.

Next Post Previous Post