Perbedaan Harddisk SATA dan ATA

Hardisk adalah salah satu komponen perangkat keras (hardware) pendukung komputer atau laptop yang menyediakan ruang untuk menyimpan data atau output dari proses data yang dilakukan oleh komputer dan manusia. hardisk biasanya berbentuk kotak dan di dalamnya terdapat piringan tempat data – data tersimpan, hardisk bersifat menyimpan data secara paten walaupun komputer atau laptop anda matikan data – data yang ada dalam hardisk akan tetap ada, kecuali anda menghapusnya secara manual atau hardisk terkena virus.

Perbadaan Harddisk SATA dan ATA

Perbedaan Harddisk SATA dan ATA

Harddisk SATA

Serial Advanced Technology Attachment atau SATA merupakan teknologi mutakhir dari model PATA (Paralel Advanced Technology Attachment). Meski menawarkan keunggulan dan standar yang telah terbukti ampuh, PATA memiliki kelemahan yang sangat mengkhawatirkan. Teknologi kuno SATA (PATA) punya panjang kabel yang terbatas, yakni 46 sentimeter (cm), perangkat Harddisk cepat panas karena fitur pendingin tak bekerja optimal. Kemampuan maksimum transfer data hanya 133 MB/detik.

Kemampuan SATA jelas jauh melebihi PATA, mengandalkan kabel tipis, konektor 7-pin ukuran kecil dan transfer data super cepat. Panjang kabel hingga 1 meter (3 kaki) dan mudah diatur hingga aliran udara bebas masuk lebih optimal ke dalam casing Harddisk. SATA hanya butuh daya sekitar 250 mV sedangkan generasi terdahulu butuh daya 5 volt. Faktor tersebut berefek positif karena tegangan inti chip jadi lebih stabil.

Lalu, apa sih perbedaan SATA dan ATA terutama keunggulannya? Bila melihat performa, tenaga dan konektor, SATA layak berada di posisi terdepan. Beberapa produsen mulai beralih dan menggunakan tipe ini sebagai standar utama. SATA terkenal dengan fitur hot-swap, sebuah metode pintar yang mampu menyalakan atau mematikan perangkat komputer tanpa shut down.

Harddisk ATA

Advanced Technology Attachment atau ATA merupakan tipe Harddisk yang sering terpasang di perangkat komputer saat ini, namun penggunanya cenderung menurun dari tahun ke tahun. ATA mengusung 16 bit paralel yang sudah menjadi standar baku sejak tahun 1986. Teknologinya berkembang pesat, terutama dalam hal kecepatan transfer data.

ATA-7 merupakan standar terakhir yang diperkenalkan secara resmi pada tahun 2001, kecepatan transfer data mencapai 133 MB/detik dan mengontrol perangkat komputer memakai 16 bit paralel.
Perbedaan SATA dan ATA terlihat jelas dari power dan kabel data yang digunakan, keduanya sangat berbeda. ATA 200GB mengandalkan kabel pita setebal 2 inci dan 40 pin koneksi data, setiap 4 pin sambungan butuh tegangan 5V. Panjang kabel ATA tergolong pendek, hanya sekitar 18 inci.

Jadi kesimpulanya Perbedaan Harddisk SATA dan ATA

Bila menyinggung perbedaan SATA dan ATA, maka teknologi Harddisk SATA jelas lebih unggul karena tidak membutuhkan daya besar, transfer data tercepat, kabel lebih panjang dan tidak mudah panas. Sedangkan ATA butuh daya besar, kabel pendek, transfer data tidak terlalu cepat dan mudah panas.

Demikianlah Perbadaan Harddisk SATA dan ATA, semoga bermanfaat.
Next Post Previous Post