Bacaan Niat Tayammum Dan Tata Cara Bertayamum Yang Benar

Niat dan Tata Cara Tayamum Yang Baik Dan Benar - Tayamum merupakan salah satu cara untuk menghilangkan hadast dan sebagai pengganti dari wudhu di karenakan ada hal-hal yang memaksa untuk tayamum misalkan tidak adanya air dan adanya penyakit di anggota wudhu yang di klaim oleh dokter tidak boleh terkena air atau sedang berada di kendaraan yang tidak memungkinkan untuk berwudhu.

Bersuci dengan tayamum berbeda dengan wudhu , bila pada wudhu kita mampu melaksanakan aneka macam ibadah wajib bila belum batal wudhunya tetapi pada tayamum hanya berlaku satu kali tayamum maka satu kali ibadah , pola kita melaksanakan tayamum karena akan melaksanakan sholat ashar maka maka untuk sholat magrib harus bertayamum lagi meskipun belum batal , adapun yang di pakai untuk bertayamum yaitu memakai debu/tanah yang suci , tetapi sebelum tayamum kita harus mengetahui syarat-syarat sahnya tayamum.

Adapun untuk syarat tayamum ialah Menggunakan bubuk yang suci. Tidak boleh menggunakan bubuk yang musta’mal (debu yang sudah pernah di gunakan tayammum). Juga tidak boleh menggunakan bubuk yang sudab bercampur dengan kapur atau gamping atau benda-benda lembut lain yang selain debu. Sudah mencari ke sana kemari , Mengerti tata caranya , Menghilangkan najis-najis yang berada di bubuk , Melakukan tayammum di dalam waktu shalat , Mengetahui arah kiblat sebelum tayammum , karena kadang di kawasan lain orang tidak tahu arah mana kiblat dan mana tidak. Satu kali tayammum untuk sekali kefardluan.

Baca juga : Niat Wudhu dan Sesusah Wudhu lengkap dengan Artinya

Tata Cara Tayamum Yang Baik Dan Benar Lengkap Bacaan Niatnya

Tata Cara Tayamum

1. Memindahkan debu. Debu yang masih bercampur dengan apapun dipindahkan pada tempat yang baik , di taruh pada tempat yang layak , lantas di buat tayammum. Sekali kali jangan eksklusif pada bumi/tanah lagi karena diperkirakan di sana banyak najis-najis , dan yang terbaik yaitu ambil tanahnya dan letakkan di tempat yang bersih dan suci.

2. Membaca Niat Tayamum

Tata Cara Tayamum Yang Baik Dan Benar

NAWAITUT TAYAMMUMA LISSTIBAAHATISH SHALAATI FARDLOL LILLAAHI TA’AALAA

Artinya:
"Aku niat melaksanakan tayammum semoga dapat mengerjakan shalat , fardlu karena Tuhan ta ‘ala"

Untuk niat tayamum maka di hadirkan saat usapan pertama pada wajah.

3. Mengusap wajah

4. Mengusap dua tangan hingga persendian (siku-siku)

5. Tertib antara dua usapan ,

Bagaimana bila kita sedang berada di kendaraan ibarat pesawat , maka untuk tayamum di pesawat mampu di lihat di bawah ini.

Tata Cara Tayamum Yang Benar

parlu di ingat lagi bahwa tayamum ini sebagai pengganti wudhu dengan sebab-sebab yang di sebutkan di atas adapun untuk tata cara wudhu telah kami bahas di halaman sebelumnya.

Niat Tayammum

نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِاِسْتِبَاحَةِ الصَّلاَةِ فَرْضً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitut tayammuma li-istibahatis sholaati fardhal lillaahi ta'aalaa

Artinya: "Sengaja aku  bertayamum untuk melakukan sholat, fardhu karena Allah Ta'ala"

Syarat Bertayamum

Berikut Ini adalah syarat-syarat bertayamum:

  1. Sudah masuk waktu sholat.
  2. Sudah berusaha mencari air tetapi tidak dapat, sedangkan waktu sholat sudah masuk (kecuali orang yang bertayamum karena sakit atau sudah yakin bahwa disekitar tempat itu tidak ada air).
  3. Menggunakan tanah yang suci dan berdebu ( pendapat ini menurut imam Syafi'i sedangkan menurut imam lainya boleh dengan tanah, pasir atau batu).
  4. Menghilangkan najis sebelum melakukan tayamum.

Hal Yang Disunahkan Dalam Tayamum

Berikut hal-hal yang disunahkan ketika bertayamum :

  1. Membaca Basmalah.
  2. Mendahulukan anggota yang kanan dari pada yang kiri.
  3. Menipiskan Debu (Mengembus/meniup tanah dari dua telapak tangan agar tanah yang ada di telapak tangan menipis).
  4. Membaca dua kalimat syahadat sesudah selesai tayamum.

Hal-hal Yang Membatalkan Tayamum

Adapun hal-hal yang membatalkan tayamum yaitu:

  1. Semua hal yang membatalkan wudhu.
  2. Ada air, bagi yang bertayamum karena tidak ada air. itupun jika terjadi sebelum sholat, kalau sudah selesai sholat maka tidak batal tayamumnya.
  3. Murtad, keluar dari islam.

Itulah sedikit pembahasan ihwal Tata Cara Tayamum mudah-mudahan apa yang kami bahas ini bermanfaat bagi kita semua dan semoga kita mampu mengamalkannya dengan baik.

Next Post Previous Post